Pengajuan Pinjaman di Fintech OJK Tidak Seribet Cara Membuat Surat Izin Usaha Online

Bagi Anda yang memiliki usaha kecil atau mikro, kini tidak perlu lagi bingung mengenai modal. Anda bisa memanfaatkan fintech OJK untuk memenuhi kebutuhan modal untuk mengembangkan usaha.

Pandemi yang melanda tentunya berdampak bagi usaha-usaha kecil yang selama ini menjadi sumber penghasilan. Tidak sedikit juga pedagang kecil harus terpaksa memakai modal yang ada untuk menutupi biaya hidup khususnya yang berkeluarga. Lalu bagaimana harus memulai usaha kembali?

Fintech OJK Solusi Modal Usaha

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh modal usaha. Menjual atau menggadaikan simpanan emas, gadget, hingga BPKB kendaraan. Namun, bagaimana bila tidak memiliki semua benda tersebut?

Satu-satunya jalan tentu saja mencari pinjaman. Meminjam kepada rentenir, jerat bunga yang tinggi akan membuat leher tercekik. Pinjam kepada keluarga atau teman, malu. Selain itu ada risiko ditolak karena mungkin mengalami situasi yang sama juga.

Fintech yang merupakan peer to peer lending berbasis teknologi bisa jadi solusi modal usaha. Pengajuan pinjaman online dari fintech tentunya tidak seribet cara membuat surat izin usaha online. Dokumen pengajuan tidak perlu sebanyak itu. Hanya perlu identitas diri dan foto selfie diri. Jika Anda memiliki NPWP atau slip gaji maka pinjaman yang diajukan kemungkinan bisa lebih tinggi.

Semudah itu memang mengajukan pinjaman di fintech OJK. Anda hanya perlu menunggu verifikasi proses pengajuan paling lama 1×24 jam untuk disetujui. Tapi jangan terlalu mengharapkan yah, sebab pihak fintech tetap akan melakukan peninjauan terhadap data-data Anda. Dan memastikan kalau nama Anda tidak masuk ke dalam daftar borrower nakal.

Jangan lupa untuk memastikan mencari fintech yang aman dan juga legal. Kenapa? Karena fintech yang sudah terdaftar OJK sudah dapat dipastikan aman untuk digunakan. Selain itu juga fintech-fintech yang sudah terdaftar di OJK umumnya sudah memiliki izin usaha yang legal dan yang pasti juga sudah terlindungi secara hukum.

Sebagai masyarakat yang awam, Anda dituntut untuk selalu waspada, cermat, dan teliti dengan informasi yang masuk. Alasannya pun tidak lain agar terhindar dari penipuan digital yang kerap terjadi.